Login
register On tanyasaja.com

Kategori

Kesehatan
Personal
Tanya-Admin
Teknologi
Politik
Kuliner
Komputer
Seks
Transportasi
Fashion
Olah-Raga
Pelayanan-Publik
Kecantikan
Bisnis
Hobby
Pendidikan
Entertainment

Selengkapnya

Pengumuman

Selengkapnya


P29-09-08_15
juno_ichi
TS Newbie

hubungan denagn keluarga


bagaimana agar terbiasa senyum dengan anggota keluarga?karena setelah saya dibohongi oleh anggota keluarga saya ,saya jadi tak bisa berbicara 1 kata-pun di depan mereka semua,kejadian ini sudah berlangsung hapir selama 2 tahu.bagaimana caranya???<
Kategori : Percintaan - 456 hari yang lalu
9 Jawaban

Rating : 0.0 dari 5 Bintang (0 kali vote)
  • Rating : 0.0 dari 5 Bintang.
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5

Share to :  

Jawaban

Po_excited
TS Newbie
OMENO
456 hari yang lalu
0 0

Berat nih, sepertinya anggota keluarga kamu juga andil dalam situasi ini. tapi kalau ingin situasinya membaik memang harus ada yang mengalah, mungkin kamu bisa mulai dengan ikut nonton tv bersama ( yg lucu ) dan ikut tertawa bersama, lama - lama dengan begini situasi akan mencair, mungkin ada keberanian diantara kalian untuk tiba - tiba saja tersenyum bareng setelah tertawa.


Re-exposure_of_image4_2_
TS Newbie
eddyson
456 hari yang lalu
0 0

Maaf kata kuncinya & lebih baik kita instropeksi diri apakah memang kita ini manusia yg bebas dr berbuat salah.


Missing
TS Newbie
dians
456 hari yang lalu
0 0

Tuhan saja maha Pengampun, kita manusia yang tak sempurna walau berat cobalah untuk berbesar hati maafkanlah mereka apalagi itu keluarga besar kita sendiri,Tuhan akan senang kalau umatnya saling mencintai dan menyayangi, jadi untuk mengembalikan hubungan harmonis keluarga kamu itu mungkin harus dari diri kamu dulu yang memulai bicaralah dan rangkullah kembali mereka,semoga keharmonisan dan keceriaan kamu dan kel segera kembali.Ok Bro.. Sukses.


Nito_symbol_small
Moderator
Terrania
456 hari yang lalu
1 0

Wah, bro, kayaknya kita senasib nih...

Keluarga saya juga dulu hanya membawa rasa sakit pada saya, sampai akhirnya ortu saya cerai dan saya keluar dari rumah.

Hmm, kalo saya lihat-lihat pertanyaan dan jawaban yang pernah anda berikan di TS ini (dan juga dari nama user anda). Tampaknya kita sama2 orang yang tertarik dengan budaya Jepang ya bro ?

Ore no namae wa Terrania desu, Yoroshiku ne.

Ortu saya juga dulu nyaris gak pernah mengajarkan saya apa-apa, jadi saya sering hanya jadi korban keegoisan.

Dan dahulu saya juga merasakan sakit dan terror yang berkepanjangan kalo berada di rumah,mau kaburpu gak punya uang...

Sampai suatu saat saya menjadi RPG gamer. Juno_Ichi-san pernah main game RPG buatan Jepang (yang sudah di translate ke bahasa Inggris tentunya) ? pernah main Final Fantasy Tactics dan Radiata Stories ?

Dari kedua game tsb saya mendapatkan 2 buah filosofi dan pelajaran yang berharga.

Pertama, "Blame Yourself or God". Salahkan dirimu sendiri atau salahkan Tuhan. Apapun yang terjadi pada diri kita, kita cuma bisa menyalahkan dua pihak : Diri kita sendiri (karena mungkin apa yang terjadi pada diri kita adl akibat perbuatan kita sendiri), atau salahkan Tuhan (krn kalo apa yang terjadi pada diri kita bukan krn perbuatan buruk kita pada sesama mahluk hidup, artinya kejadian buruk tsb merupakan takdir dari Tuhan).

Jangan pernah menyalahkan orang lain, kenapa ? krn filosofi kedua dibawah ini< ...

2914374895517m
TS Master
TVone
456 hari yang lalu
0 0

Turut prihatin mengetahui hubungan Anda dan keluarga sampai segitunya hingga 2 tahun tidak ada komunikasi, entah senyum atau bicara, berarti masalahnya serius banget, cuma disini Anda tidak menceritakan penyebab masalah itu timbul, tapi bisa dimaklumi kalau itu terlalu privacy buat Anda. Kalau memang Anda merasa kecewa atau memang perbuatan mereka tidak bisa dimaafkan, kenapa Anda masih tinggal 1 Rumah dengan keluarga Anda? Kalau saya sih menyarankan, cobalah Anda memaafkan diri Anda dulu, berdamailah dengan Hati Anda dulu, betapa ini menyiksa batin Anda, semua kejadian itukan pasti ada alasannya, jangan sampai nanti Anda menyesal dikemudian hari bila Anda benar2 terpisah dari keluarga Anda.


Dumbledore
TS Newbie
papa
456 hari yang lalu
0 0

Tidak ada manusia sempurna, termasuk diri kita. Bicarakan perasaan anda ke anggota keluarga yg membohongi anda. Kemudian :

  1. Maafkan masa lalu kita yang telah begitu bodoh hingga kita dapat dibohongi
  2. Maafkanlah orang orang yang telah membohongi kita
  3. yuk sama2 kita memperbaiki diri dan berjabat tangan menata masa depan.

Ketika sudah siap, rangkul anggota keluarga itu dan katakan: "Aku telah memaafkan kamu, semoga kita semua begitu.."

Mulailah tersenyum, bukan untuk orang lain.Tetapi untuk kesehatan jiwa dan tubuh kita sendiri:)

Semoga kita bisa menjadi orang yang semakin baik dari hari ke hari.


Sönic1
TS Active
Hales
456 hari yang lalu
0 0

Yang utama, percayalah bahwa tidak ada orang yang sempurna, dan bahwa bahwa segala perbuatan manusia di dunia ini pasti ada imbalan dan balasan dari NYA nanti. Jadi kenapa juga kita musti menaruh dendam yang begitu lama?.

Hilangkan perasaan benci kamu itu, tetapi jangan lupakan kejadiannya, untuk bahan renungan dan pengalaman di hari nanti.

Sesuatu hal selalu sulit pada saat melakukannya pertama kali. Tetapi yakinlah, sekali kamu melakukannya, kamu akan dapatkan banyak perubahan,... dan situasi akan sangat berbeda nanti...

So,... senyumlah. Karena selain mudah dilakukan, senyum kepada seseorang juga adalah ibadah lohhh.... apalagi ini kepada keluarga sendiri.


Images2
TS Newbie
drg_dimas
456 hari yang lalu
0 0

Berati kamu memendam perasaan pahit dan amarah kepada keluarga kamu,gw tau juga kok pasti rasanya susah sekali utk mengampuni keluarga kamu,hanya ada satu cara yaitu berdoa ke Tuhan, minta Tuhan utk beri kamu kekuatan dan hati utk mengampuni,ingat hati penuh kasih hanya bisa kita dapatkan dari Tuhan. Kasihi keluarga kamu.


Sumber :

Pengalaman pribadi

Missing
TS Active
benmode
456 hari yang lalu
0 0

Sadarlah bahwa manusia itu tidak akan bisa sempurna. Jika sampeyan beragama Islam maka memutuskan tali silaturahmi itu dilarang, bukan ? Yang agamanya lainpun saya kira juga demikian. Pertama-tama - maafkanlah mereka dengan ikhlas niscaya sampeyan akan jadi manusia tercerahkan. Jika kemarin-kemarin sampeyan sudah sabar dan mengalah misalnya, sekarang tambah lebih-lebih-lebih sabar dan mengalah lagi dalam menghadapi keluarga itu. Setelah hati sampeyan terbuka, mulailah dengan bertukar kabar misalnya tanyakan kesehatan mereka, anak-anak mereka. Sampeyanpun dengan jujur dan ikhlas pula mohon maaf sama mereka jika selama ini sikap sampeyan telah membuat hubungan keluarga retak dan katakan dengan tulus bahwa sampeyan ingin menjalin lagi tali silaturahmi yang hampir putus itu dan melupakan masa lalu. Sekarang ubahlah sikap anda dengan lebih banyak memberi daripada menerima. Memberi maaf, memberi permakluman, memberi apapun. Karena lebih banyak memberi itu lebih baik daripada menerima, bukan? Jika Anda berhasil menjalin lagi tali itu, maka Anda termasuk orang besar. Percaya dan yakinlah. Semoga sukses kawan.