Budaya
Jika seorang murid berdebat ama gurunya, pasti yg bener gurunya. Jika pengendara debat ama polisi pasti yg bener polisinya. Jika seorang anak debat ama ortunya pasti yg bener ortunya. Padahal, katakanlah, murid, pengendara, dan anak dlm posisi yg ...
Kategori : Personal - 341 hari yang lalu
10 Jawaban
Jawaban
TS Guru
340 hari yang lalu
Pada dasarnya yg benar adalah benar.
Menurut gw sih karena adanya "power" yg dimiliki oleh si guru, polisi, atau orangtua. Maka seolah2 "kebenaran" itu jadi milik mereka. Jadi yang terjadi adalah Menang-Kalah, bukan Benar-Salah.
TS Master
TS Master
341 hari yang lalu
Kenapa budaya seperti ini masih laku ?
Cuma ada dua kemungkinan :
Para generasi tua masih arogan dan menikmati banget status "maha benar" mereka mempertahankannya.
Sebagian orang-orang generasi muda, yang telah merasakan tidak enaknya menjadi pihak yang salah melulu...karena sudah bermental ospek, akhirnya balas dendam pada bawahan/orang yg lebih muda.
TS Master
341 hari yang lalu
karena kita masih kurang menghargai sebuah kebenaran, yang ada di mata masyarakat kita adalah: "NILAI SESEORANG DIUKUR DARI JABATANNYA".
TS Star
341 hari yang lalu
Itu bukan budaya, itu adalah efek dari budaya, yang mendekati arogan. jadi yang salah bukan budayanya tapi adalah personilnya (ortu, polisi,guru,dlsb) nya, yang merasa lebih.
TS Master
341 hari yang lalu
Saya pikir ini salah satu budaya yg ditinggalkan penjajah jaman belanda, bahwa orang-2 indonesia sudah terkondisikan dengan budaya belanda yang lebih suka sikap lebih hormat kepada siapa yang lebih tua, lebih tinggi kedudukan dan jabatannya, lebih disegani. Dan demokrasi saat itu tidak ada, yang ada hanya takut kepada siapa yang lebih mempunyai kekuatan dan kekuasaan.
Namun lambat laun budaya tsb juga akan sedikit berubah, buktinya sekarang masyarakat juga lebih berani mengkritik pemerintah.
TS Guru
341 hari yang lalu
Mungkin nanti 30 tahun lagi ketika generasi anak - anak sekarang sudah dewasa dan mereka sudah berkedudukan budaya tersebut akan sedikit hilang. Tapi rasanya ngga akan bisa hilang sepenuhnya namanya juga budaya.
TS Star
341 hari yang lalu
MEmang sudah menjadi kebudayaan kita untuk menghargai orang yang mempunyai kedudukan lebih di banding kita. Tapi menurut gw g semua orang kaya gitu koq, zaman sekarang tidak seidkit orang yang bisa menerima masukan atau kritikan dari orang lain. Mungkin yang membedakan mereka adalah pengalaman yang lebih banyak jadi bisa lebih bijak.
TS Master
341 hari yang lalu
karena yang berpangkat lebih tinggi tidak mau merasa di rendahkan oleh yang berada di bawahnya.
tapi kalau memang benar, pertahankan aja.
TS Guru
341 hari yang lalu
Karena kita adalah masyarakat yg hidup dlm strata disemua segi kehidupan spt pangkat, usia, pengalaman, pendidikan dsb.

