Login
register On tanyasaja.com

Kategori

Selengkapnya

Pengumuman

Selengkapnya


Frangipani_flowers
rheana13
TS Newbie

Bagaimana menghadapi pasangan yang memiliki sifat over protective


over protective, including sifat pencemburu, negative thinking, selalu mengungkit masa lalu pasangannya sebagai pangkal permasalahan meskipun pada kenyataannya masa lalu tdk berarti apa2 selain sebuah pembelajaran?


Kategori : RumahTangga - 348 hari yang lalu
6 Jawaban
Rating : 0.0 dari 5 Bintang (0 kali vote)
  • Rating : 0.0 dari 5 Bintang.
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5

Jawaban Terbaik Pilihan Penanya

Taz
TS Master
Tazmania
2 0  

jangan dulu menyalahkan kepada pasangan kita yang "Over Protective"..

mungkin wajar dia bersikap demikian karena disebabkan beberapa hal, misalkan :

  1. Takut pasangannya mengulang kesalahan yang pernah d buat(selingkuh)
  2. Takut kehilangan
  3. Trauma akan masah lalu dia atau anda.

cara mengahadapinya :

  1. Tumbuhkan rasa saling percaya
  2. sabar menghadapi dia, biar dia juga bisa sadar untuk sabar
  3. Tumbuhkan rasa saling pengertian
  4. Jangan sering melawan apa yang di katakannya(kalau demi kebaikan berdua)

Jawaban Lainnya

Tongue_out_cat_t
TS Master
gandaruwa
347 hari yang lalu
1 0

waaah... itu juga indikasi kalo anda sendiri kurang bisa bersikap tegas terhadap pasangan. coba untuk bersikap lebih tegas terhadap pasangan. kalo pasangan ngungkit-ngungkit masa lalu, katakan kalo masa lalu ya masa lalu, apa kamu ga terima aku apa adanya aku? kalo kamu ga suka masa lalu aku, trus kenapa sekarang kamu memilih aku. lagian kalo kamu selalu posesif kayak gini, bukan ngg mungkin kalo aku lama-lama ga betah ada di dekat kamu. aku bukan barang, aku juga manusia, aku punya perasaan seperti kamu punya perasaan. aku ngga mau kamu bertingkah seperti anak kecil, kalo kamu ga percaya aku.. trus buat apa kamu jadian sama aku. kamu cuman pengen memonopoli hidupku.. toh kita belum tentu berjodoh, kalo kita emang jodoh, pasti aku jadi milik kamu, jadi buat apa kamu posesif kayak gitu


Po_excited
TS Guru
OMENO
347 hari yang lalu
1 0

POSESIF itu kata yang lebih tepat, hubungan yang tidak sehat dimana pasangan punya rasa takut kehilangan atau memiliki yang terlalu berlebihan. maka cendrung tindakan pasangan seperti yang tidak mempercayai kita. Susah nih nyembuhinnya, perlu sabar & sambil membuktikan kecurigaannya itu tidak benar. Harus dibicarakan diberi keyakinan bahwa ketakutannya yang berlebihan membuat kamu tidak nyaman dan mengurangi kemesraan hubungan.


Lutu
TS Master
TVone
348 hari yang lalu
2 0

Diperlukan kesabaran dan kedewasaan dalam menghadapi sifat pasangan seperti ini, rasa trauma yang mendalam dan membekas yang selalu menghantuinya, rasa kehilangan lebih besar daripada rasa memiliki, berikan pengertian kepada pasangan Anda, tidak semua masa lalu itu buruk. Yakinkan kepada pasangan Anda, bahwa Anda bisa memberikan rasa aman dan nyaman, dan bisa menerima pasangan Anda apa adanya, dengan konsekuensi jangan membuka buka buku yang sudah tertutup rapat. Berikan kepercayaan, bahwa Anda lebih baik dari pasangan yang sebelumnya, dan buang jauh2 rasa saling membanding-bandingkan. Dan perlu ditekankan sekali lagi kalau memang Anda mencintai dan menyayangin pasangan Anda, berikan kesabaran,kedewasaan, dan kepercayaan.


Kuc
TS Master
rajawaras
348 hari yang lalu
1 0

Kalau Overprotektif masih berupa cemburu, lumayanlah, gak terlalu masalah, itu tanda cinta dan sayang katanya.

Tapi saya heran dg sifat "Mengungkit masa lalu sebagai sumber masalah", itu sebuah sifat yg lain saya anggap. Berarti dia mau benar dan mau menang-nya sendiri aja.

Coba deh review lagi hubungan kalian, apakah sifat itu sudah tampak sejak awal kenal atau baru muncul relatif belakangan?

Jika saat kenal sudah kelihatan seperti itu, berarti anda yg berani mengambil resiko berpasangan dengan orang seperti itu.

Tapi jika muncul belakangan, anggap aja itu adalah suatu seleksi alam dari kelanjutan hubungan anda.

Pasangan saat pacaran itu kan gak harus selalu jadian. Justru saat pacaran itulah kita saling menjajagi diri dan mengembangkan sifat toleransi kita bersama untuk bisa menerima ego masing2x.

Kalo memang bisa sepakat dengan segala kondisi yg ada (dengan syarat tertentu) teruskan, tapi kalau merasa sudah tdk bisa di"Satukan" lagi, yg juga jangan dipaksakan.

Ibaratnya Transaksi, harus ada kesepakatan Jual dan Beli dari ke dua belah pihak. Tidak bisa kita menJual Saja tapi tdk ada pembelinya, begitu juga sebaliknya, walau kita mau beli sesuatu dengan harga yg mahal sekalipun, tapi yg punya barang tdk mau jual?! Ya tidak terjadi Transaksi kan.

Semoga membantu.


Re-exposure_of_image4_2_
TS Guru
eddyson
348 hari yang lalu
1 0

Sebenarnya itu gambaran dr besarnya rasa cinta namun dlm wujud yg salah. Toleransi, keterbukaan, jujur & cinta kasih yg tulus bisa menjadi obat yg ampuh.