Terorisme akan berhenti jika tidak dipublikasikan?
Aku tergelitik setelah membaca suatu opini di Suara Pembaca detik.com
http://suarapembaca.detik.com/read/2008/12/03/094636/1047018/471/terorisme-dan-publikasi
Menurut penulisnya, salah satu persamaan dari teroris adalah menginginka ...
Kategori : Politik - 356 hari yang lalu
8 Jawaban
Jawaban Terbaik Pilihan Penanya
TS Guru
1
Publikasi sbg sarana penyampaian pesan teroris, sasaran yg diambil biasanya tempat/kota yg tlah mereka perkirakan akan mendpt liputan luas baik dr masyarakat maupun media massa (Bali, Madrid, Mumbai, Manhattan, Hotel JW Marriot, Hotel Taj Mahal, dll). Ato bisa jg menyasar tempat yg menyimbolkan perwakilan suatu negara "musuh" (JW Marriot= USA, dll). Berlebihannya publikasi tentu menguntungkan para teroris, tapi di sisi lain masyarakat berhak mendptkan informasi apa yg terjadi dr media massa. Selain informasi formal, saat ini kita juga dg mudah memperoleh informasi nonformal dr "jurnalis2" dunia maya (blogger misalnya). Kran informasi tdk perlu dibatasi, tapi hendaknya selektif. Informasi mana yg layak tayang dan tdk itu tanggungjawab bersama antara penayang (media massa) dan kita sbg pengkonsumsi informasi. Terorisme (semoga) dpt berkurang (syukur2 lenyap) jika kemiskinan,kebodohan dan ketidakadilan dpt dikurangi (syukur2 lg klo lenyap sama sekali). Terorisme diantaranya muncul krn perlakuan tdk adil yg dirasakan, tapi dg menyerang (membalas) thd masyarakat sipil (non kombatan) BUKAN penyelesai masalah. Kekerasan yg dilakukan oleh negara/kelompok tertentu tdk boleh dibalas dg kekerasan oleh negara/kelompok lainnya. Mengenai kasus penembakan mhs Vir. Tech, setau gw yg dikurangi/dihilangkan adl tayangan mengenai pelakukanya (Cho), bukan pd korbannya. Tayangan video pelaku dikecam masyarakat luas di USA. Media massa harus lebih "berpihak" pd korb
Jawaban Lainnya
TS Master
TS Guru
TS Master
355 hari yang lalu
Memang ada benernya juga sih tulisan itu, tapi kalo menurut saya pribadi....pemberhentian publikasi itu hanya akan mengurangi terorisme dan tidak akan mengehilangkannya sama sekali...
Memang benar bhw salah satu kenikmatan utama yang direguk para teroris adl menjadi orang yang bisa terlihat berkuasa dan penuh kekuatan didepan media.
Tapi tujuan utama terorisme biasanya adl memaksakan ideologi kelompok pada masyarakat (orang lain)...dan salah satu cara yang paling efektif untuk menyiarkan ideologi mereka adl melalui media massa....
Tapi tetap saja bhw pada dasarnya keinginan mereka adl memaksakan ideologi mereka pada orang lain, jadi pemberhentian berita tidak akan menghentikan aksi terorisme...dan mungkin malah membuat kita tidak sadar bhw bahaya laten teroris sudah dekat (krn gak ada berita apa2, tahu2 sudah kejadian...).
TS Master
355 hari yang lalu
Media kadangkala dalam penyampaian informasi dan berita tidak proposional atau sebaliknya.
Salah satu cara teroris menunjukkan keberadaannya adalah dengan berbuat sesuatu yang menarik perhatian masyarakat sekitar bahkan dunia atau menyampaikan pesan lewat rekaman dan menyiarkan ke-eksis-annya, dan mempublikasikan dg cara melalui sarana media informasi.
Media membutuhkan berita / informasi / sumber, sedangkan teroris membutuhkan penyiaran dan publikasi. Jadi masyarakat lah sendiri yang harus pintar memilah informasi yang benar dan yang salah dengan meng-cross check pada sumber-2 berita yang lain.
Sebagai rakyat, kita mengharapkan teroris bisa dibasmi demi keamanan dan ketentraman hidup di dunia. Namun saya rasa teroris susah dibasmi hingga ke akar-2nya, karena selain mereka memang sudah berseberangan (baik ideologi, pemahaman politik dan cara pandang hidup) dengan pemerintah dan masyarakat sekitarnya, mereka juga mempunyai komunitas sendiri yang sudah ’disumpah’ untuk mengikuti segala sepak terjang bagaimana agar tujuan pemikiran mereka berhasil.
Dan teroris berbeda dengan gerakan-2 lainnya, namun tujuan gerakan mereka sama, mengupayakan untuk menjatuhkan suatu negara atau suatu pemerintahan. Gerakan separatis tsb bisa didukung dgn kekuasaan dan kekuatan militer ataupun tidak adanya dukungan militer. Kelompok tsb biasanya mempunyai dana besar untuk pembiayaan gerakan mereka sendiri dan mendukung gerakaanya sehingga mereka bisa membeli se
...
TS Newbie
356 hari yang lalu
YAHHH,,,,SEDIKIT BENAR>>> TAPI KL MENURUT GW TUJUAN DARI MEREKA PASTINYA BUKAN HANYA INGGIN MENJADI SOROTAN DIMANA-MANA " TAPI MENUNJUKAN KEKUATAAN MEREKA KALO TERORIS TUH STILLA LIFE
TS Master
356 hari yang lalu
Setuju banget.
Makanya pemberitaan berlebihan saat menjelang eksekusi Amrosi dkk, kurang tepat.
TS Guru
356 hari yang lalu
setuju dengan jalan pikiran kamu, tapi meghilangkan berita terorisme bisa jadi akan MENGURANGI tindakan terorisme. Kalau hilang sih susah kali ya.

