Bahayakahhh
Jika dlm RT, bahayakah kpd anak jika suami n istri sering berantam?
Kategori : RumahTangga - 18 hari yang lalu
19 Jawaban
Jawaban Terbaik Pilihan Penanya
TS Master
0
Bahaya utk kejiwaan si anak secara psikologis iya, bisa berdampak :
- Membuat anak gelisah, bayi pun bisa merasakan ada sesuatu yang tak beres di orangtuanya. Kadang-kadang perasaan itu diungkapkannya dengan menjadi rewel.
- Anak usia balita seringkali berpikir dan percaya bahwa merekalah biang penyebab pertengkaran orangtua. Akibatnya anak akan merasa bersalah.
- Bagi anak yang lebih besar, misalnya usia SD atau remaja, yang muncul biasanya adalah perasaan cemas kalau-kalau orangtuanya bercerai, sesuatu yang menakutkan bagi mereka. Mereka tak bisa membayangkan harus memilih ikut siapa, nanti bagaimana, dan sebagainya.
- Saat bertengkar sebaiknya orangtua menghindari argumen yang bisa membuat anak-anak ketakutan atau gelisah.
- Orangtua harus bisa menanamkan pengertian bahwa kemarahan dan pertengkaran itu tak merusak seorang pun. Termasuk tidak merusak kemitraan ayah dan ibu.
Jawaban Lainnya
TS Master
17 hari yang lalu
Ya jelas bhaya. Krn dgn adanya pertengkaran antara ayah dan ibu dlm sbuah rumah tangga akan dapat membuat anak menjadi takut, stress atau depresi akibt tdk adanya keharmonisan antara ayah dan ibu. .
TS Master
18 hari yang lalu
ya.... saya pernah ngalamin hal ini...walau sekarang tak lagi.. dulu kejiwaan saya sempat menurun.... ketika itu msih kelas 4 SD,,saya gak mau sekolah .... berat badan menurun.... sering melamun sendiri.... gak mau bermain dengan teman".... yang pasti pikiran saya waktu itu menjadi kacau dan bingung.... dulu saya pengen nya kabur terus... pengen keluar dari rumah.. karena aku slalu berpikran gmana nasib ku... aku tak mau mereka pisah... jika pisah saya harus ikut sapa.. jadi yang pasti kondisi psikis saya waktu itu dalam keadaan tidak normal.....
Sumber :
Gut_Job
TS Master
18 hari yang lalu
Cukup berbahaya (tapi ini juga terganting dari tingkat usia dan kedewasaan sang anak).
Kebetulan saya berasal dari keluarga yg 'broken home', ortu saya juga sering sekali bertengkar dulu (sekarang sudah cerai). Kadang pas SMP juga saya pas pulang sekolah lihat nyokap yg sedang duduk meringkuk dipojok kamar... baru setelah dewasa saya paham kalau itu habis KDRT...
Beberapa hal yg menurut saya berbahaya dlm hal ini adl :
Ketidaktenangan hidup. Soalnya gak tau kapan bakal bertengkar.
Sering bangun tengah malah gara2 denger teriakan2 ngamuk, akhirnya jadi kurang tidur dan kurang istirahat.
Jadi gak betah dirumah.
Keuangan jadi terganggu, soalnya kalo tergantung ortu mana yg lagi ngambek, bisa jadi gak dikasih duit (ini yg paling menyebalkan).
Ortu saling berlomba supaya saya memihak dia (tapi tetep aja gak ngasih duit, nyebelin).
Ortu saling menjelekkan pasangan.
Ortu yg sedang ngambek kadang melampiaskan kekesalan pada saya.
Kalau sala satu ortu terlalu dominan kekuasaannya, maka yg kurang dominan jadi korban, dan anak jadi korban dari ortu yg kurang dominan itu...
TS Master
18 hari yang lalu
PASTI..!! perselisihan tidak dapat dihindari dalam rumah tangga, tapi berusahalah menghindari di depan anak bila sedang berantem..mereka akan merasa tidak nyaman dan takut dg pikiran yg campur aduk, dan akan meninggalkna bekas dan trauma yg susah sekali dihilangkan.
TS Star
18 hari yang lalu
Sebaiknya para orang tua tidak bertengkar di depan anak2 berapa pun umur sianak. Apalagi kalau anak tersebut adalah balita. Anak balita otaknya bagai spon. Mereka akan menyerap apa saja. Kejadian baik dan buruk, omongan baik atau kasar.
Jadi ketika melihat mendengar ortu mereka bertengkar yang sudah pasti ada terikan dan kata2 kasar serta tatapan benci dan mungkin ada pukulan dan lain sebagainya itu akan menjadi trauma buat mereka. Ada kemungkinan nantinya mereka meniru dengan pasangannya kelak karena terpikir bahwa itu adalah hal yang biasa dilakukan.
Sebaiknya ketika terjadi ketegangan suami istri, Cari tempat atau waktu yang tepat untuk melampiaskan itu semua. Dan sebaiknya tidak didepan anak2. Tahan sampai mereka tidur misalnya, atau pergi keluar salah satu pasangan, dan kembali ketika amarah mulai mereda, sehingga masalah dapat diselesaikan dengan tidak berteriak, hasilnya pun mungkin akan baik.
Sumber :
Akan mencoba seperti itu kelak..
TS Star
18 hari yang lalu
Tergantung caranya berantem apa pake hidung,bibir,sambil berguling2 atau pake apa? Kalo itu mah tiap hari gak apa2
Sumber :
Jangan bertengkar
TS Guru
18 hari yang lalu
tentu akan sangat berbahaya...anak akan tertekan, tidak merasa nyaman dalam rumah atau keluarga.
TS Newbie
18 hari yang lalu
pertanyaan bodoh.....wew.. ga bahaya non...hajar trus az...anda puas anak senang.....
TS Star
18 hari yang lalu
Jangankan orangtua sendiri berantam,liat kekerasan tayangan ditv aja pengaruhnya amat besar liat aja kalo maen ps yang dipilih jenis aksi

