pengen resign
kenapa rasa ini begitu menggebu2,ts-er tolong bantu aku untuk tetep bertahan..thanks sharingnya
Kategori : Personal - 20 hari yang lalu
9 Jawaban
Jawaban Terbaik Pilihan Penanya
TS Master
0
- Mungkin kamu pada saat ini berada diatas titik jenuh yang membuat diri kamu berasa tidak bisa berpikir jernih.
- Kebosanan dengan rutinitas pekerjaan yang mungkin monoton dan tidak ada tantangan.
- Sekarang ini kamu lagi ada masalah dipekerjaan, misalkan beda pendapat dengan pimpinan,atau target tidak bisa dicapai,atau perselisihan antar teman kantor.
3 poin diatas kemungkinan kenapa rasa menggebu-gebu utk segera resign.
Nah supaya kamu masih tetap stay disana, ada beberapa hal yg harus kamu pertimbangkan :
- Boleh memutuskan utk resign asalkan kamu sudah mendapatkan pekerjaan yang baru, dan ingat harus berpikir panjang kedepannya.
- Jangan mengambil keputusan disaat keadaan emosi kamu lagi tidak stabil.
- Selalu bersyukur dan bersyukur bahwa kamu jauh lebih beruntung daripada org2 yang berada disana sampe detik ini masih tetap berjuang utk mendapatkan pekerjaan.
- Kejenuhan bisa kita atasi dengan liburan utk mencuci otak biar fresh, bukan berarti harus memutuskan resign.
- Pikirkanlah baik2 jangan memutuskan disaat kamu emosi.
- GOOD LUCK.
Jawaban Lainnya
TS Master
19 hari yang lalu
Lho kalau memang Anda sudah bulat hati untuk resign, kenapa tidak dilaksanakan? Lakukan saja, toh itu adalah hak Anda sebagai karyawan untuk keluar kerja sepanjang sudah memenuhi aturan di tempat kerja Anda (biasanya wajib memberitahukan pengunduran dirinya minimal 2 minggu sebelum hari H).
Tapi senada dengan teman-teman di bawah, sebelum Anda resign, apakah Anda sudah punya rencana cadangan untuk mengisi hari-hari ke depannya? Jangan sampai setelah Anda resign nanti, malah Anda akan menjadi pengangguran karena belum mendapat pekerjaan (padahal sudah melamar ke sana-sini) sehingga persediaan tabungan pun menipis.
Karena itu saya sarankan, sebelum Anda resign, mulai skrg melamarlah sebanyak-banyaknya ke tempat kerja lain, sehingga saat Anda resign kelak, Anda sudah ditampung di tempat kerja lain. Lebih bagus lagi kalau Anda juga mempersiapkan cadangan tabungan untuk berjaga-jaga bila kelak resign namun belum mendapat pekerjaan.
Jauh lebih ideal lagi bila kelak Anda resign dan berwiraswasta memberikan pekerjaan kepada org lain.
TS Master
TS Master
TS Master
20 hari yang lalu
UANG bro ! UANG !!!
Kalau anda resign, UANG anda bagaimana !!
Tidak sadarkan anda bhw di Indonesia ini, manusia tanpa UANG itu tidaklah lebih dari sampah belaka ?? orang2 tanpa UANG iut hanya membebani negara, semua orang ingin orang2 tak berUANG ini lenyap saja dari muka bumi supay pendapatan perkapita NKRI ini bisa meningkat ??
Tanpa UANG, anda itu siapa ?? siapa yg butuh anda ?? wanita mana yg mau nerima anda ?? ortu mana yg tidak malu punya anak seperti anda ??
UANG itu penting !!
Tanpa UANG anda tidaklah labih dari seonggok daging berjalan yang lebih berguna kalau mati saja dan tidak menghabiskan sumber daya alam dan negara !!!
Tanpa UANG, anda lebih berguna sebagai mayat !!!
Setidaknya mayat anda bisa dijadikan bahan percobaan utk mahasiswa kedokteran atau dijadikan kompos bagi tumbuhan (anda tahu kan kalau dunia ini menghadapi pemanasan global ??)
...
...
Yaaaa, kalau dari saya sih paling cuma itu kata2 "motivasi" yg bisa saya berikan... memang kasar banget sih... tapi harus diakui bhw sebagian kalimat diatas itu fakta (sebagian loh)... dan biasanya ini cukup ampuh utk membuat orang jadi lebih bersyukur udah punya pekerjaan.
Mohon maaf kalau ada kata2 yg menyinggung. Jawaban2 dibawah juga bagus2 kok.
TS Guru
TS Master
TS Master
20 hari yang lalu
cintailah pekerjaan anda trlbih dahulu, sapa tau dihr kemudian anda diangkat jd salah1 staf trhormat.
Sumber :
betul kata_kata mbahku
TS Guru
20 hari yang lalu
mMmMm Hal tersebut sama dengan yang di alami oleh teman saya..
jika anda masih ingin bertahan maka anda harus terapkan ini pada diri anda pekerjaan adalah sebuah tanggung jawab , kenapa saya bilang seperti itu? karna yang namanya tanggung jawab itu harus dilaksanakan atau dikerjakan dan itu sudah menjadi kewajiban kita sebagai pekerja jika kita ingin menjadi seorang pekerja yang profesional.
hal seperti itu pun saya terapkan ke diri teman saya dan sampai saat ini dia masih bertahan, walaupun sebenarnya tekanan yang dia hadapi sangat berat..
Sumber :
My MiNd

