Apakah kematian itu sakit?
aku bingung menimbang-nimbang dengan cara apa aku akan menjemput kematianku. Kurasa sangatlah menarik jika kita bisa memilih bagaimana kita mati bukan ??
Kategori : Personal - 23 hari yang lalu
8 Jawaban
Jawaban Terbaik Pilihan Penanya
TS Master
0
Ya, kematian akan terasa sakit bila memang prosesnya berjalan cukup lama sehingga sempat menyakitkan fisik kita (misalnya mati kebakaran, mati dirajam, mati tertusuk, mati tercekik, dsb).
Tapi saya sepakat dengan Terrania, bila kita mati dalam kondisi tertidur, tentu itu adalah mati yang sangat ideal karena nyaris tidak akan menimbulkan sakit secara fisik. Begitu pula konon bila seseorang mendekati ajalnya, ia akan merasakan ngantuk luar biasa, matanya begitu berat, perasaannya mulai tenang dan damai, lalu kabarnya berhalusinasi mendengar suara musik merdu sambil melihat cahaya di ujung terowongan.
Jawaban Lainnya
TS Master
22 hari yang lalu
Yang paling enak tentunya mati alamiah, yaitu mati dalam tidur. Soalnya gak kerasa apa2... yang terasa hanya ngantuk dan kemudian tertidur terlelap selamanya.
Namun, kalau bagi saya pribadi... asalkan cara matinya tidak terlalu menyakitkan... kayaknya saya jauh lebih mempermasalahkan saya mati demi apa daripada matinya bagaimana (dengan asumsi bukan mati karena usia).
TS Master
22 hari yang lalu
wah hanya ALLAH yang tahu kapan dan bagaimana kita mati,,, sebqaiknya anda jangan frustasi dengan hidup Anda dullu,,, coba tenangkan diri sejenak dan koreksi diri,... apa yang perlu kamu lakukan dalam hidup ini,,, apa yang harus kamu lakukan untuk hidup ini,, mengejar cita2???? membahagiakan orang tua,,, masyarakat dan mjd insan yg berguna?????
TS Master
TS Master
23 hari yang lalu
dimana-mana dan siapapun.... pastinya ingin wafat pas di jalur Tuhan... dalam keadaan yang tenang dan tersenyum...hef
Sumber :
Hef_Van
TS Active
23 hari yang lalu
Mati adl puncaknya rasa sakit di dunia. Misal kita kecelakaan, sakitnya kayak apa klw msh selamat ato hidup plg akan bilang sakitnya stngh mati. Klw dlm agamaku tiada kematian seindah syahid.
Sumber :
Renungan hidup
TS Master
23 hari yang lalu
tidak menarik sama sekali,,,,
buat aku tiap hari adalah hari terakhirku, bagaimana caranya aku mati biar ALLAH yang menentukan, tapi aku hanya ingin ketika aku mati, aku dalam keadaan suci dan tersenyum dalam menjelang hilang....
TS Guru
23 hari yang lalu
Allah bertanya kepada Roh Nabi Ibrahim as, bagaimanakah rasanya kematian? Jawab Ibrahim as, “Bagaikan batang besi pemanggang daging yang dipanaskan, dimasukan ke dalam wol basah, lalu ditarik dengan keras.” Allah berfirman, “Padahal sungguh, Kami telah meringankannya untukmu, wahai Ibrahim,”
Begitu juga ketika roh Nabi Musa as. ditanya bagaimanakah rasanya kematian? Musa as menjawab,”Kurasakan diriku seperti seekor burung kecil yang digoreng hidup-hidup di wajan. Tidak mati, maka akhirnya bisa tenang, dan tidak pula selamat, maka akhirnya bisa terbang.” Dalam riwayat lain, Nabi Musa as berkata, “Kurasakan diriku seperti seekor kambing yang dikuliti hidup-hidup oleh tukang jagal ( Al-Muhasibi dalam Ar-Ri’ayah).
Sumber :
yg menentukan cara kita mati itu Allah, bukan pilihan kita.

