PROYEK dan TARIF JALAN TOL
Knp ya smua bahan baku spt besi, semen, pasir batu ketika harga sudah turun sampai nilai ke ekonomisan ....tapi tarif tol naik. Berdasarkan apa kenaikannya?
Perlu tenaga KPK nih...Setuju ga?
Kategori : PelayananPublik - 44 hari yang lalu
7 Jawaban
Jawaban
TS Master
TS Master
43 hari yang lalu
investor jalan tol selalu untung karena ada kenaikan tarif secara berkala ( 2 tahun) atas persetujuan pemerintah dan DPR
Sumber :
KPK lagi berperang lawan Godzila
TS Guru
TS Master
44 hari yang lalu
waaaah KPK aja sedang bermasalah bro hehehe, sebenarnya tarif rol sah-sah saja naik tetapi segala prasarana juga dibuat senyaman mungkin dunk, klw masalah macet seh sudah tidak usah ditanyakan lagi, masa mau kebandara juga kena banjir kalau sedang musim hujan. Ya Perusahaan saja marga sebenarnya tidak mau rugi dan maunya untung sebanyak mungkin belum lagi alasannya agar ada investor asing yang tertarik sama kerjasama pembangunan tol.
Sumber :
apa kata dunia
TS Master
44 hari yang lalu
Mengelola jalan tol, itu seperti mengelola perusahaan jasa lainnya. Akan ada perhitungan rugi laba, biaya perawatan, ekspansi kedepan dsb.
Kalau menurut pendapat pribadiku, Jasa Marga sebagai pengelola jalan tol di Indonesia mempunyai kewajiban kepada para pemegang saham dalam memberikan keuntungan. Nah, dalam memenuhi kewajiban ini tidak melulu dihitung berdasarkan harga besi, semen, pasir batu saat ini bukan? Harga2 tersebut memang berpengaruh besar terhadap biaya ekspansi dan pembangunan jalan tol tetapi harga pembangunan saat lalu sepertinya lebih tinggi dari harga sekarang. Sehingga, mereka tidak mungkin memberikan tariff tol dengan harga biasa-biasa saja.
Kedua adalah biaya perawatan yang semakin meningkat. Seperti gaji pegawai, menambal aspal rusak, belum lagi beberapa tol ada yang rusak karena terbakar.
Ketiga adanya subsidi silang.Mungkin ada beberapa ruas tol yang tidak sebanding dengan biaya perawatan atau ROI(Return of Investment)nya rendah sehingga ruas tol yang jalur gemuk dinaikkan untuk mendorong profit.
Selain itu faktor terpenting yang tidak bisa dikontrol karena Jasa Marga adalah pemain tunggal tol di indonesia, sehingga dia bisa monopoli harga. Ini menurutku alasan terkuat.
Sumber :
analisa pribadi.
TS Guru
44 hari yang lalu
yg gw tau sih deh di atur ma UU bahwa tarif tol akan naik tiap 2tahun sekali
TS Master
44 hari yang lalu
Saya sendiri juga agak bingung, karena biasanya mereka berdalih terpaksa menaikkan tarif tol untuk menyesuaikan dengan inflasi. Padahal bisa saja inflasi naik karena salah satu alasannya tarif tol dinaikkan, jadi mirip lingkaran setan.
Yang saya bingung itu kalau mereka mengaku terus merugi tapi tidak mau transparan mengumumkan kapan kira-kira tercapai ROI-nya, sehingga tidak melulu tiap 1-2 tahun selalu dinaikkan padahal pelayanannya tidak menunjukkan perubahan. Tetap saja macet kalau office-hours, jalanannya banyak yang berlubang (terutama tol ke merak tuh, paling ancur jalannya), jarang ada patroli PJR, dan dereknya juga selalu minta duit (padahal mestinya kan gratis).

