Digital Textbook. Setujukah Anda?
Saya baca di DetikInet, Gubernur California Arnold berencana mendigitalkan buku pelajaran. Setujukah Anda? Karena selain menghemat,ini bisa mematikan usaha percetakan buku pelajaran.
Kategori : Komputer - 167 hari yang lalu
7 Jawaban
Jawaban Terbaik Pilihan Penanya
TS Master
0
Kalau saya pribadi sih setuju banget. Karena Amerika tampaknya memang sudah siap untuk hal itu.
Kalo masalah mematikan usaha percetakan buku, hal itu memang benar... tapi yang namanya kemajuan teknologi itu pasti menimbulkan pengangguran di satu sisi, tapi menimbulkan penghematan efisiensi biaya masyarakat dalam jumlah yang jauh lebih tinggi.
Dalam kasus ini, anggaplan perusahaan percetakan bangkrut, dan total gaji pertahun yang hilang dari seluruh pekerjanya (ditotalkan) adalah sekitar 1 triliun USD perbulan.... namun berapa keuntungan yang diperoleh masyarakat pertahunnya ? Anggaplah harga satu buku cetakan 10 USD, tapi bila digital, harganya hanya 6 USD, artinya perbuku menghasilkan penghematan 4 USD bagi masyarakat, nah kalikan dengan jumlah masyarakat yang membeli buku tersebut. Totalnya,pertahun pasti lebih dari 1 triliun USD.
Jadi meskipun menimbulkan pengangguran, tapi secara lebih umum, hal ini membuat jumlah pengeluaran masyarakat lebih rendah, dan akibatnya daya beli masyarakat lebih tinggi, dan roda perputaran uang juga lebih lancar, yg pada akhirnya berimbas pada pemerataan kesejahteraan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat itu sendiri. (meskipun memang para pekerja percetakan tsb harus mencari pekerjaan baru).
Jawaban Lainnya
TS Master
164 hari yang lalu
hmmm .... berita online tidak serta merta mematikan industri koran offline ...
semua memang perlu alternatif, kalau kamarasta pribadi lebih suka buku pelajaran cetak, klo digital ribet, klo device nya kehujanan bisa konslet :D ... klo buku cetak kehujanan bisa di jemur :D
TS Master
TS Master
167 hari yang lalu
saya sudah alami materi kuliah yang digital ternyata gak efektif, masih lebih bagus baca langsung dari buku, akhirnya teman2 juga cetak ulang.
TS Guru
167 hari yang lalu
kalo di amerika sih ane se7 aje... disanakan semua orang udah punya komputer... nah kalo disini? selain bisa menurunkan omset para pengusaha percetakan juga tidak semua orang punya komputer... emang nanti orang hanya belajar di sekolah... trus gak semua sekolah juga punya komputer... memang sih bisa mengurangi kebutuhan kayu utk kertas... tp utk saat ini Indonesia benar2 belum siap...
TS Master
167 hari yang lalu
mungkin semua dalam pertimbangan kali ya bro, saya seh setuju banget karena benar2 menghemat dan sudah pasti dibayangkan klw buku dalam bentuk digital selain canggih juga tidak mudah rusak dalam artian fisik dan mudah disimpan dalam backup hardisk atau flash disk hehe...masalah semua keputusan pasti ada dampaknya, dan dampaknya tidak begitu besar, karena usaha percetakan kan tidak hanya produksi buku pelajaran saja bisa yg lain2 juga seperti : novel-novel, atau buku lainnya...atau tidak jadikan mereka industri buku pelajaran digital juga sekalian
TS Guru
167 hari yang lalu
Setuju - Setuju - Setuju. Manusia Bumi yang tinggal di Planet kecil ini mulai sedikit pintar dan maju nih. Sebenarnya rencana seperti itu sudah lama sekali digaungkan. Memang pada mulanya akan membuat percetakan menjadi bangkrut. Tapi dampak yang diperoleh juga akan bagus dimana pohon-pohon tidak lagi ditebang untuk dibuatkan pulp ataupun kertas untuk dibuatkan buku. Bagaimana pendapatmu sendiri ? As simple as that

