Diplomasi=ambalat milik malaysia
Masih ingat ga lepasnya sipadan dan ligitan ke pangguan malaysia?..ambalat akan bernasib sama jika langkah di plomasi ttp tempuh.apakah anda setuju perang adalah langkah terbaik untuk menyelamatkan ambalat?
Kategori : Politik - 173 hari yang lalu
14 Jawaban
Jawaban
TS Master
170 hari yang lalu
Saya setuju dgn ruwatan, kalau untuk palestina kita rela mengorbankan harta dan jiwa, kenapa ga kita kasihkan aja ambalat buat malaysia? Bukankah malaysia juga negara muslim? Dan sesama muslim bersaudara? Bukankah nyawa lebih berharga dari sebuah pulau?
TS Newbie
170 hari yang lalu
malaysia itu sudah kelewatan..harus dtindaki dgn tegas, pemimpin indonesia jg jgn terlalu lemah bgini..masakan wni d malysia di siksa, diperkosa dll.pemerintah cuma bisa bilang''kita bangsa indonesia adalah bangsa yang santun''peyang itu namanya, klo sodaramu ato orang tuamu yang di siksa habis-habisan apa masih bisa bicara seperti itu..ogaaahhh
TS Star
172 hari yang lalu
g donK, menurut aq kita SBGAI BANGSA INDONESIA HARUS MEMBUK TIKAN PADA DUNIA KLO KITA INI KUAT DAN TIDAK BISA DILECEHKAN. itu yg utama harus dilakuin, biar malaysia g macem2 ma kita, lha dubes kita aza malah berpihak ke malaysi agtu g belain rakyatnya (kt Manohara). gimana mau perang klo ngejar kapal punya malaysi aza kita g bisa. sama aja bunuh diri donk. berjuang sih berjuang tapi kan harus pake otak juga bunG....
TS Guru
173 hari yang lalu
ya klo perang jalan terakhir kenapa ngga.. dah jelas sesuai dgn persetujuan bersama antara RI dan Malingsia thn 1954 ambalat merupakan wilayah dari NKRI, hal yg menjadi penyebabnya malingsia bernafsu mengklaim ambalat miliknya karena adanya kandungan minyak yg melimpah disana..
TS Master
173 hari yang lalu
Setuju dengan pendapat PsycoBlade. Lokasi Sipadan-Ligitan memang scr geografis lebih kabur daripada lokasi Ambalat, disamping ketidakbecusan delegasi pengacara kita yg dikirim utk debat di PBB saat itu. Perang jelas bukan langkah terbaik, meski Malaysia memang terus menunjukkan kekurangajarannya pada Indonesia. Kita sadarilah 'bargaining power' Indonesia secara umum lebih lemah dari Malaysia. Ingat ribuan nasib TKI/TKW dan para siswa-mahasiswa di Malaysia. Ingat ada ratusan pekerja Indonesia di Malaysia dan mgkn ada UKM-UKM yg mengekspor hasil produk ke Malaysia, dan dapat dipastikan mereka semua akan terkena dampak kalau Indonesia-Malaysia berperang. Lagipula ekonomi Indonesia masih belum pulih, sayang sekali kalau APBN Indonesia malah dicurahkan utk membiayai peperangan yg sebenarnya tidak mendesak utk dilakukan.
TS Active
173 hari yang lalu
Jangan samakan kasus sipidan & ligitan dengan ambalat karena beda kasusnya. Kalau sipidan & ligitan memang kebetulan berada di tengah2 perbatasan antara indonesia & malaysia dan PBB memberikan kepada malaysia karena memang selama ini yang mengurus kedua pulau tsb ialah malaysia. Sedangkan ambalat menurut peta geografis memang masuk wilayah indonesia dan malaysia mengclaim sebagian ambalat masuk wilayah mereka berdasarkan peta yang mereka bikin secara sepihak. Perang bukan solusi untuk menyelesaikan sengketa ini karena dengan jalur diplomasi saya kira bisa ada jalan keluarnya. Slogan negara indoensia ialah cinta damai jadi janganlah anda mudah diprovokasi atau memprovokasi untuk perang.
TS Guru
173 hari yang lalu
Manusia Bumi memang aneh-aneh dan lucu. Mengapa mesti perang dengan Malaysia karena Ambalat? Bukankah Malaysia adalah warga MUSLIM juga ! Bukankah Indonesia mau membantu Palestina karena sesama Muslim ?
TS Guru
173 hari yang lalu
Jika malaysia masih terus cari gara2, itu artinya ngajak perang. Kenapa harus takut ?
TS Guru
TS Master
173 hari yang lalu
Tidak setuju... yang namanya perang itu hanya bisa menadi langkah terbaik jika kita dalam kondisi diserang secara fisik (negara lain yang mendeklarasikan perang terhadap kita).
Menyelamatkan ambalat seharusnya bukan melalui perang, tapi pada saat tidak bermasalah, seharusnya pembangunan disitu di galakkan... masalah-masalah seperti ini hanya terjadi apabila pulau yang dimaksud itu terlantar dan pembangunannya terbelakang.
Seandainya pulau ambalat ini penduduknya banyak dan bangunanya juga banyak (sudah seperti kota), tentunya tidak akan yang bisa meragukan kalo pulau itu milik Indonesia. dan tidak akan ada yang coba-coba mengancam secara diam-diam.
Jadi menurut saya cara terbaik unutk menyelamatkan pulau-pulau diperbatasan adalah dengan cara membangunnya menjadi maju.

