Ethical Accounting: Piutang yang diakui sebagai Pendapatan
Secara etika dan hukum akuntansi, bolehkah kita mengakui piutang (account receivable) sebagai pendapatan (revenue)? Bagaimana statusnya? Apakah ilegal dan bisa dituntut scr hukum ataukah hanya persoalan business ethics saja?
Kategori : Marketing - 189 hari yang lalu
3 Jawaban
Jawaban Terbaik Pilihan Penanya
TS Master
1
Wah, itu Ilegal bro !!
Kalo cuma diakui dalam neraca perusahaan sebagai bagian dari Asset perusahaan sih memang gapapa, tapi kalo sampai diakui sebagai revenue... ya gak boleh... Karena piutang belum tentu bisa ditagih. Yang boleh dimasukkan sebagai revenue hanyalah yang sudah kita terima uangnya (sudah cair dan sudah diambil).
Secara hukum, menurut saya ini bisa dikategorikan sebagai penipuan. Dan secara etika bisnis tentu saja sudah sangat melanggar ketentuan dasar Akuntansi itu sendiri, dan pasti akan ditegur keras oleh Auditor. Perusahaan semacam ini, kalaupun bisa lolos dari jeratan hukum... pasti akan hancur citranya didunia finansial, dan tentunya gak bakal boleh masuk BEJ.
Jawaban Lainnya
TS Active
188 hari yang lalu
Waktu gw kursus bon A bon B (tapi ga lulus) piutang boleh dimasukkan ke lajur debet. berarti secara hukum akuntansi sah. tapi secara etis kayaknya bisa dianggap kejahatan. Pertanyaan bagus Oem, jawaban susah.
TS Master
189 hari yang lalu
gak boleh.krn piutang itu bs saja macet.jd gak bs dimasukin pendapatan.sbg asset tak lancar mungkin bisa.ok.dont try this on financial report.he he.

