perokok pasif
berapa ya jarak antara seorang perokok aktif dengan perokok pasif bisa digolongkan dalam taraf bahaya menghisap asap rokok? apa kalau jaraknya sudah jauh tapi masih menghisap asap juga masuk dalam bahaya juga?
Kategori : Kesehatan - 223 hari yang lalu
4 Jawaban
Jawaban
TS Active
217 hari yang lalu
Kalau menurut saya tidak ada hitungan empirik mengenai ini. konsentrasi dari asap rokok itu sendiri kan bisa berkurang akibat faktor kecepatan angin, kelembaban udara dan suhu udara. Selama si perokok pasif masih mencium aroma rokok, selama itu pulalah ia terpolusi.
Sumber :
perokok pasif di samping ane nih.
TS Master
222 hari yang lalu
Pada intinya, yang berbahaya adalah partikel dalam asap rokok itu (yang membuat asap berwarna putih).
Nah jarak yang aman tentu saja tergantung kondisinya (kelembaban, adanya angin dan kecepatannya, dll).
Biasanya partikel rokok ini akan terkonsentrasi pada awalnya (makanya berwarna putih), dan kemudian menyebar (sehingga asap putihnya tidak terlihat lagi karena sudah terlalu menyebar). dan kemudian jatuh mengendap ke tanah.
Nah, jarak yang aman adalah jarak dimana paparan anda thd partikel rokok itu paling minimum.
Jadi sesungguhnya, asalkan semburan asap rokoknya tidak ke arah anda, dan anda tidak bisa mencium bau rokok itu, anda relatif aman (karena manusia baru bisa mencium sesuatu bila kadar kepadatannya diudara sepersejuta cm kubik).
TS Active
222 hari yang lalu
Hanya pada suatu ruangan saja sangat berbahaya bagi lingkungan (spt didlm rumah), tapi jika sudah berada pada udara terbuka dgn jarak 3 m sudahlah aman.
TS Active
222 hari yang lalu
Ya scr logika sih kan rokok itu bagi perokok pasif yg berbahaya adalah asapnya. Jadi biar sudah jauh kalo masih tercium bau asapnya ya masih tetep bahaya, cuma mungkin dosis atau kadar racunnya aja yg beda.

