MUI
mengapa ya MUI tidak menyentuh masalah gaji pekerja? padahalkan di Al Quran sudah jelas bayarlah sebelum keringat pekerja itu kering maksudnya jangan sampe telat ya kan....?
saya membaca berita pekerja yang dibayar telat malahan ada yang beberapa ...
Kategori : Personal - 288 hari yang lalu
4 Jawaban
Jawaban
TS Star
287 hari yang lalu
mungkin belum tersentuh saja...tar kalo tersentuh akan terjadi hal yang aneh dan pro kontra dengan masyarakat misalanya rokok haram...ada yang pro dan kontra dan aneh lagi.......kurang sesuai gt
TS Master
287 hari yang lalu
Umm, jadi kalo menurut saya pribadi nih...
MUI itu hanya bisa mengeluarkan fatwa untuk hal-hal yang masih bias, yang di Quran dan Hadits tidak disebutkan secara eksplisit...
Nah, kalo hal-hal yang sudah jelas haram dan berdosa, tidak perlu dibikinkan fatwanya...
Namun saya juga merasa bhw MUI juga memiliki agenda untuk secara perlahan "berperan tidak langsung dalam politik", dan secara tidak langsung berusaha mengubah cara hidup dan budaya Indonesia menjadi lebih mirip Islam/Arab... tapi tentu saja hal itu wajar mengingat bhw latar belakang MUI adalah faktor SARA.
Bahkan berbarengan dengan diharamkannya rokok dan golput, MUI juga mengharamkan vasektomi loh...dengan alasan bhw vasektomi tidak selalu bisa dikembalikan seperti semula melalui operasi (ada 10-20% kemungkinan mandul selamanya)...padahal negara ini sudah kebanyakan penduduk...
TS Active
287 hari yang lalu
karena hal tersebut lebih bersifat kemanusiaan, saya sendiri kurang mengerti kinerja MUI... tepatnya seperti apa, tp menurut saya kalo masalah gaji itu lebih ke kita akan mendzalimi seseorang jika telat membayarnya ---> kayaknya dah ada disebutkan kalo mendzalimi orang itu berdosa 'mungkin gak perlu fatwa MUI' karena sudah jelas...
TS Newbie
287 hari yang lalu
karena MUI tugasnya hanya menentukan fatwa dosa dan labelisasi haram atau tidaknya makanan/minuman saja...kesannya, seperti kumpulan orang-orang suci yah...hehehehe, aauaahh...cape deh lihat negara kita tercinta ni...

