Bank Syariah hanya trend?
Saat ini bank-bank syariah sudah demikian populer, para penggunanya juga kini juga tidak hanya terbatas pada masyarakat dengan agama tertentu saja. Bagaimana pendapat Anda tenang ini? Apakah Anda yakin bahwa ekonomi syariah ini akan berkembang ata ...
Kategori : Marketing - 303 hari yang lalu
6 Jawaban
Jawaban
TS Star
301 hari yang lalu
Banyak yang latah mendirikan Bank syariah... tapi masih konvensional... saya punya teman di bank syariah... memang basicnya berbeda... dimana tidak ada namanya riba. mudah2an punya prospek bagus di amsa depan, karena tidak ada riba maka hasil nya pun halal, dan mudah2an bisa memperbaiki ekonomi kita... untuk para nasabah hati2 memilih bank syariah... karena masih ada beberapa bank syariah yang modalnya masih ngikut bank konvensional.
TS Active
302 hari yang lalu
Buat teman2 di ts kalau menjawab suatu pertanyaan yang pasti jgn pake pendapat pribadi?pelajari dulu mengenai bank syari'ah br ngomong,jangan asal jangan nyosor...buat penanya pelajari dong...jangan asal bilang trend2 emangnya pakaian terbaru...
TS Guru
303 hari yang lalu
Gw kurang setuju kalo bank syariah dikatakan hanya sebagai trend pasar. Bank syariah adalah soludi alternatif umat Islam dalam bidang perbankan, karena Islam mengharamkan riba yang diterapkan bank2 konvensional.
Perkembangan bank syariah yg meningkat terutama dikarenakan Indonesia merupakan pasar yg potensial dengan jumlah umat Islam yg besar.
TS Master
303 hari yang lalu
Setuju dengan Tera.
Awalnya Bank Syariah itu didirikan kira2x tahun 70-an di Mesir. Sebetulnya mereka menerapkan pola2x seperti pada bank Konvensional, cuma istilahnya yg diubah-ubah biar sesuai dg ajaran keyakinan mereka.
TS Master
303 hari yang lalu
Kalo menurut saya pribadi, ini cuma trend saja...memang tidak akan musnah sama sekali, tapi juga tidak akan sukses atau bisa menyaingi kemampuan bank konvensional...
Kenapa ?
Berdasarkan pendapat pribadi (diulang : pendapat PRIBADI nih), sistem bank konvensional dan syariah pada dasarnya sama saja, cuma istilah-istilahnya yang dibedakan.
Pada bank konvensional ada bunga bank, sedangkan pada bank syariah ada "bagi hasil"....
Baik "bunga" maupun "bagi hasil" keduanya merupakan profit dari investasi kita (jadi kita nabung di bank, uang tabungan kita itu digunakan oleh bank untuk berbagai usaha yang menacari profit, dan kemudian sebagian profit tsb diberikan kembali pada kita yang sudah menginvestasikan uang kita dalam bentuk tabungan).
Tapi tetap saja "bagi hasil" ini tidak setara pada semua nasabah, mereka yang jumlah tabungannya lebih besar mendapatkan "bagi hasil" yang lebih besar pula...sama seperti bunga bank (saya waktu itu pernah menjadi nasabah bank Mega Syariah, sekarang udah kapok).
Kalo di bank Konvensional, jumlah bunga yang kita terima tiap bulannya dalam persentase yang tetap....Artinya, kalo para pengguna dana dari nasabah tidak bisa "mengolah" uang nasabah dengan baik supaya bisa menghasilkan profit yang setar atau lebih besar dari bunga bank, maka mereka bisa dipecat karena merugikan bank.
Tapi kalo di bank Syariah, "bagi hasil" yang d
...
TS Master
303 hari yang lalu
dalam tahap tentusaja membutuhkan langkah untuk menuju tahap2 berikut nya.bisa ato ga nya bertahan tergantung pada pengembangan nya.

